
Kalau kamu penggemar makanan Eropa yang penuh warna dan cita rasa kuat, kamu wajib banget tahu Paella. Hidangan khas Spanyol ini bukan sekadar nasi goreng fancy — tapi simbol kebersamaan dan cinta terhadap bahan lokal. Paella biasanya dimasak dalam wajan besar, disajikan untuk keluarga besar, dan dimakan bareng-bareng langsung dari wajan.
Nah, kabar baiknya, kamu nggak perlu ke Valencia buat ngerasain cita rasa aslinya. Dengan sedikit usaha, kamu bisa belajar cara masak paella autentik langsung dari dapur rumah. Yuk, kita bahas tuntas step-by-step-nya!
1. Asal Usul Paella, Ikon Kuliner Spanyol
Sebelum bahas cara masak paella, kita perlu tahu asalnya dulu. Paella berasal dari daerah Valencia, Spanyol, dan udah eksis sejak abad ke-19. Kata “paella” sendiri berasal dari bahasa Latin patella yang berarti “panci datar”.
Awalnya, paella dibuat oleh para petani di pedesaan Valencia pakai bahan sederhana: nasi, sayuran, dan daging kelinci atau ayam. Seiring waktu, resepnya berkembang dan muncul berbagai versi, termasuk yang paling populer sekarang: Seafood Paella.
Buat orang Spanyol, paella bukan cuma makanan — tapi simbol kebersamaan. Biasanya disajikan di acara keluarga, festival, dan kumpul akhir pekan. Jadi, saat kamu belajar cara masak paella, kamu juga lagi ikut ngerasain budaya hangat khas Spanyol.
2. Jenis-Jenis Paella yang Wajib Kamu Tahu
Sebelum mulai, kenalan dulu sama beberapa jenis paella biar kamu tahu mau bikin yang mana:
-
Paella Valenciana: Versi klasik dari daging ayam, kelinci, dan kacang panjang.
-
Seafood Paella: Versi paling populer dengan udang, cumi, dan kerang.
-
Mixed Paella: Campuran daging ayam dan seafood dalam satu wajan.
-
Vegetarian Paella: Versi tanpa daging dengan sayuran segar dan kaldu sayur.
Untuk pemula, Seafood Paella paling direkomendasikan karena bahan-bahannya gampang didapat dan rasanya lebih ringan tapi tetap autentik.
3. Bahan-Bahan untuk Membuat Paella Seafood
Kunci sukses cara masak paella ada di bahan-bahan segar dan proporsi yang tepat.
Bahan utama:
-
Nasi paella (beras pendek, bisa ganti arborio rice) – 250 gram
-
Minyak zaitun – 3 sendok makan
-
Bawang bombai cincang – 1 buah
-
Bawang putih halus – 3 siung
-
Tomat matang parut – 2 buah
-
Kaldu seafood – 750 ml
-
Udang besar – 6 ekor
-
Cumi-cumi – 150 gram, potong cincin
-
Kerang – 200 gram
-
Paprika merah – 1 buah, potong panjang
-
Kacang polong beku – ½ cangkir
-
Saffron (optional tapi penting) – sejumput
-
Garam dan lada – secukupnya
-
Perasan lemon – 1 buah
Pelengkap opsional:
-
Daun parsley cincang
-
Irisan lemon untuk garnish
Kalau kamu nggak punya saffron (bumbu khas paella yang mahal), bisa diganti kunyit bubuk buat warna kuning alami, meski aromanya agak berbeda.
4. Persiapan Sebelum Masak Paella
Sebelum mulai cara masak paella, ada beberapa langkah penting biar hasil akhirnya nggak gagal:
-
Siapkan semua bahan di dekat kompor karena proses masaknya cepat.
-
Panaskan kaldu seafood sampai mendidih, biar nanti gampang diserap nasi.
-
Bersihkan semua seafood dan tiriskan.
-
Larutkan saffron di sedikit air hangat selama 5 menit.
Kamu bisa pakai wajan datar besar kalau nggak punya panci paella khusus. Intinya, permukaan harus lebar biar nasi bisa matang rata.
5. Cara Memasak Dasar Paella (Sofrito)
Dalam dunia paella, “sofrito” adalah dasar rasa yang jadi fondasi dari semua versi paella. Tanpa sofrito, paella bakal hambar.
Langkah membuat sofrito:
-
Panaskan minyak zaitun di wajan besar.
-
Tumis bawang bombai dan bawang putih sampai harum.
-
Masukkan tomat parut dan masak sampai airnya menyusut.
-
Tambahkan garam, lada, dan sedikit paprika bubuk.
-
Aduk sampai jadi pasta lembut dan harum.
Sofrito ini yang nanti bakal ngasih rasa manis, gurih, dan wangi khas paella.
6. Menumis Seafood dan Membentuk Rasa Dasar
Langkah ini penting banget buat nambah “rasa laut” di paella kamu.
Langkah-langkah:
-
Masukkan udang dan cumi ke wajan sofrito.
-
Tumis sebentar sampai berubah warna.
-
Keluarkan dan sisihkan.
-
Masukkan nasi ke wajan bekas tumisan, aduk sampai nasi terbalut bumbu dan minyak.
Menumis nasi bareng bumbu bikin aroma keluar dan membantu nasi nyerap rasa gurih lebih dalam.
7. Menambahkan Kaldu dan Proses Memasak Nasi
Sekarang kita masuk ke inti cara masak paella: memasak nasi dengan kaldu.
Langkahnya:
-
Tuang kaldu seafood panas ke nasi, aduk perlahan.
-
Tambahkan larutan saffron untuk warna dan aroma khas paella.
-
Ratakan nasi di wajan, jangan diaduk lagi setelah ini.
-
Masak dengan api sedang selama 10–12 menit sampai kaldu mulai berkurang.
-
Tambahkan kacang polong dan paprika di atas nasi.
Ini penting banget: jangan sering diaduk, karena paella yang bagus justru punya bagian dasar nasi yang agak kering dan renyah (disebut socarrat). Itu justru dianggap bagian terenak dari paella asli!
8. Menambahkan Seafood dan Finishing Touch
Setelah nasi setengah matang, waktunya masukkan kembali seafood.
Langkah finishing:
-
Tata udang, cumi, dan kerang di atas nasi dengan rapi.
-
Tutup wajan pakai alumunium foil atau penutup datar.
-
Masak 10 menit lagi dengan api kecil sampai nasi matang sempurna dan seafood empuk.
-
Matikan api, diamkan 5 menit biar rasa menyatu.
Kamu bisa tambahkan sedikit air perasan lemon di akhir untuk sentuhan segar khas Spanyol.
9. Tips Rahasia Chef Spanyol untuk Paella Sempurna
Chef di Valencia punya beberapa rahasia kecil dalam cara masak paella yang bikin hasilnya selalu “wow”.
-
Gunakan beras pendek, bukan beras panjang atau nasi biasa.
-
Kaldu harus panas waktu dimasukkan, biar nasi nggak keras.
-
Jangan aduk nasi setelah kaldu masuk.
-
Gunakan wajan lebar, bukan panci tinggi.
-
Pastikan ada socarrat, kerak tipis di dasar nasi yang jadi ciri khas paella.
Kalau kamu bisa dapetin socarrat tanpa gosong, artinya kamu udah naik level jadi “paellero” sejati.
10. Variasi Paella Buat Anak Muda yang Suka Eksperimen
Setelah kamu paham versi klasiknya, cobain kreasi baru dari paella buat bikin cita rasa lebih seru.
Beberapa variasi kekinian:
-
Paella Ayam Pedas: Tambah sambal dan paprika pedas biar lebih “nendang”.
-
Paella Keju: Campur keju parmesan di akhir buat tekstur creamy.
-
Paella Vegan: Ganti seafood dengan jamur dan sayur panggang.
-
Paella Fusion Asia: Tambahkan kecap asin dan minyak wijen buat sentuhan oriental.
Paella fleksibel banget, jadi kamu bebas eksplor tanpa kehilangan esensi dasarnya: nasi gurih berbumbu saffron.
11. Kesalahan Umum Saat Membuat Paella
Ada beberapa hal yang sering bikin gagal waktu belajar cara masak paella:
-
Nasi diaduk terlalu sering → teksturnya jadi lembek.
-
Gunakan kaldu dingin → nasi jadi keras.
-
Porsi air salah → terlalu sedikit bikin gosong, terlalu banyak bikin bubur.
-
Seafood dimasukkan dari awal → tekstur jadi keras dan karet.
-
Nggak sabar menunggu socarrat → kehilangan rasa khas paella.
Jadi ingat, kunci paella itu bukan di kecepatan, tapi di kesabaran dan suhu stabil.
12. Kandungan Gizi dan Manfaat Paella
Selain rasanya mantap, paella juga tergolong makanan yang bergizi seimbang.
Kandungan gizi utama:
-
Protein: dari seafood dan ayam.
-
Karbohidrat: dari nasi.
-
Lemak sehat: dari minyak zaitun.
-
Vitamin & mineral: dari sayur dan saffron.
Paella bisa jadi pilihan makan malam yang lengkap karena udah mengandung karbo, protein, dan sayur dalam satu piring. Asalkan nggak pakai minyak berlebihan, ini makanan sehat banget.
13. Filosofi “Sabores del Mediterráneo” (Rasa dari Laut Tengah)
Setiap masakan Mediterania punya satu hal yang sama: cinta terhadap bahan alami. Paella adalah representasi sempurna dari filosofi itu — sederhana, tapi kaya rasa.
Dalam budaya Spanyol, cara masak paella mengajarkan pentingnya keseimbangan antara laut, tanah, dan api. Semua bahan berasal dari alam sekitar: nasi dari ladang, seafood dari laut, dan api dari dapur tradisional.
Jadi waktu kamu masak paella, kamu nggak cuma bikin makanan — kamu sedang menciptakan simbol kecil dari harmoni kehidupan.
14. Cara Menyajikan dan Menyimpan Paella
Paella biasanya disajikan langsung di wajan tempat dia dimasak. Ini bukan cuma buat gaya, tapi juga biar tetap hangat dan aromanya keluar sempurna.
Cara penyajian:
-
Sajikan paella langsung dari wajan besar.
-
Taburkan parsley cincang di atasnya.
-
Letakkan irisan lemon di tepi wajan.
-
Sajikan bersama segelas air jeruk dingin atau teh lemon.
Cara penyimpanan:
-
Dinginkan sisa paella sebelum masuk kulkas.
-
Simpan di wadah tertutup maksimal 2 hari.
-
Saat mau makan, panaskan di wajan api kecil biar tekstur nasi nggak berubah.
Paella nggak cocok dihangatkan pakai microwave karena bisa bikin bagian bawah gosong dan bagian atas kering.
15. Kesimpulan: Cara Masak Paella Adalah Tentang Rasa dan Kesabaran
Sekarang kamu udah tahu semua langkah cara masak paella Spanyol yang autentik — dari bikin sofrito, memasak nasi dengan kaldu, sampai mencapai kerak renyah khas socarrat.
Masak paella itu seperti seni: kamu butuh waktu, perhatian, dan rasa. Nggak perlu terburu-buru, biarkan api bekerja perlahan dan bumbu menyatu satu sama lain. Setiap sendok paella yang sempurna adalah hasil dari kesabaran dan cinta terhadap proses.
Kalau kamu bisa bikin paella dengan rasa seimbang dan warna kuning cerah yang menggoda, berarti kamu udah berhasil menghadirkan sepotong cita rasa Valencia di dapurmu sendiri.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanya Tentang Cara Masak Paella
1. Bisa nggak bikin paella tanpa saffron?
Bisa, tapi warna dan aromanya beda. Ganti aja dengan kunyit bubuk kalau nggak ada saffron.
2. Apa jenis beras terbaik buat paella?
Gunakan beras pendek seperti bomba rice atau arborio rice karena bisa menyerap kaldu dengan sempurna.
3. Paella harus dimasak pakai wajan khusus ya?
Idealnya iya, tapi kamu bisa pakai wajan datar besar asal panasnya merata.
4. Bisa nggak ganti seafood dengan ayam?
Bisa banget, itu namanya Mixed Paella atau Paella Valenciana.
5. Kenapa nasi paella saya lembek?
Mungkin kamu kebanyakan air atau sering ngaduk nasi saat masak.
6. Apakah paella bisa disimpan semalaman?
Bisa, asal disimpan di kulkas dan dipanaskan perlahan di wajan sebelum disajikan lagi.